Pemancangan Kegiatan Dana Desa


 Pemancangan 0% dalam konteks  menandakan dimulainya proses konstruksi, di mana tiang pancang pertama ditanamkan. Ini adalah tahap awal yang penting dalam proyek menandai transisi dari tahap perencanaan dan persiapan ke tahap pelaksanaan konstruksi.

Dengan selesainya pemancangan 0%, proyek akan melanjutkan ke tahap-tahap konstruksi berikutnya, yang pada akhirnya akan menghasilkan konstruksi yang aman dan fungsional bagi masyarakat.

Kegiatan ini ada 2 kegiatan diantaranya :

1. Rehab Lapangan Bola Kaki

2. Rehab TPQ Nurul Islam


Yang didanai dari Dana Desa Tahap 2.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TEKNOLOGI SOSMED MENJADIKAN SEMUA WARGA BANGSA MAMPU MENJADI PEMBERITA dokumentasikan, beritakan ke dunia karya-karya pembangunan desa Anda, inovasi dan kemajuan untuk menjadi inspirasi desa-desa yang lain di negeri Kita NKRI🇮🇩.. kalau ada desa yang mandiri menjadi pusat perhatian masyarakat untuk membeli produk UMKM nya maka tentu desa yang lain dapat ATM.. amati tiru dan modifikasi.. ada terdapat desa memanfaatkan teknologi energi surya dan terbarukan tentu desa yang lain bisa karena ada di wilayah geografis yang sama.. ada desa unggul di wisata, pertanian, ternak, perikanan dan teknologi pasca panen tentu dapat ditiru karena kita memiliki waktu dan peluang belajar yg sama.. sat set fokus untuk capaian maju dan maju akan memberi arti hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara.. lupakan narasi intrik siasat yang tak berdampak positif tanpa manfaat kemandirian desa... benamkan diri pada progres cipta legacy yang punya arti.. untuk hari ini berkelanjutan.. Bangun Desa Bangun Indonesia.. Desa Terdepan untuk Indonesia #TPPKerjaBerdampak #KaryaDesaBerdaya

Pemancangan 0% kegiatan kanopi tribun lapangan bola kaki nagari palangki adalah seremonial dimulainya pekerjaan fisik pondasi tiang pancang pada proyek konstruksi, menandakan tahap perencanaan selesai dan eksekusi lapangan dimulai. Kegiatan ini melibatkan pemasangan titik pancang pertama, pengecekan alat dan bahan serta memastikan sterilisasi area kerja untuk keselamatan. Memulai pekerjaan fisik sesuai titik koordinat yang ditentukan. dihadiri Babinsa/Koramil dan aparat desa untuk mengawal transparansi anggaran dan pelaksanaan. Kegiatan ini merupakan tanda dimulainya kontrak fisik secara riil di lapangan.